Review SAO Ordinal Scale


Sword Art Online: Ordinal Scale merupakan film pertama dari seri Anime Swort Art Online yang rillis pada tahun 2017. Film ini menceritakan tentang game berbasis AR (augment reality) atau dikenal juga dengan nama Underworld. Game ini dikenal dengan nama "Ordinal Scale", Berbeda dengan anime musim pertama maupun kedua yang tema ceritanya tentang game berbasis VR (Virtual Reality) Semisal SAO, GGO, maupun ALO. Seperti yang kita ketahui Kirito dikenal sebagai best player di game berbasis VR (SAO, GGO, ALO), Tetapi tidak di game berbasis AR (Cardinal Scale), Kirito membutuhkan adaptasi, karena game AR sangat berbeda dengan game VR. Game AR menggunakan status fisik orginal dari player yang memainkan game ini.

Game Ordinal Scale diciptakan bertujuan untuk membangkitkan seorang gadis bernama Yuna. Yuna sendiri merupakan korban meninggal dari insiden SAO.

Yuna Picture

Untuk membangkitkan Yuna membutuhkan ingatan dari korban selamat insiden SAO yang bermain game Ordinal Scale. Yuna sendiri didalam game Ordinal Scale dijadikan AI (Artificial Intelligence), Yuna muncul ketika ada event game, dia akan bernyanyi untuk mengiringi player saat bertarung melawan monster didalam game.

Untuk rencana Ordinal Scale ada beberapa best player yang menjadi target, seperti Klein dan Asuna. mereka berdua berhasil di ambil ingatannya saat diserang oleh Eiji saat bermain game Ordinal Scale,

Eiji Picture

Eiji merupakan player peringkat 2 di Ordinal Scale, dia membantu rencana pembangkitan Yuna. Eiji dan Yuna bertemu di game SAO. Eiji berhasil selamat, namun Yuna harus tewas di insiden SAO.

Akibatnya Asuna dan Klein lupa tentang insiden SAO. Hal tersebut membuat Kirito marah, Kirito bejanji akan mengagalkan rencana Ordinal Scale ini.

Kirito memulai penyelidikan tentang Ordinal Scale, dia mendatangi profesor Tetsuhiro Shigemura untuk mencari informasi tentang Ordinal Scale. Kirito berhasil menemukan informasi, bahwa Yuna adalah anak dari profesor Shigemura, dan Eiji merupakan orang yang berkerja sama dengan profesor Shigemura untuk membakitkan Yuna.

Selain itu Kirito juga bertemu ingatan Yuna yang memberikan petunjuk tentang rencana Ordinal Scale. ingatan Yuna berbeda dengan AI Yuna yang menjadi maskot Ordinal Scale. Ingatan Yuna justru membantu Kirito. Kirito berhasil mendapatkan informasi.

Puncak dari rencana Ordinal Scale ada pada event 'Yuna Konser', semua player Ordinal Scale berkumpul untuk menyaksikan event tanpa tau apa rencana dibalik event ini. Disela-sela event, Kirito yang sudah tau rencana Ordinal Scale mendatangi Eiji. Kirito pun bertarung dengan Eiji, terjadi pertarungan sengit antara Kirito vs Eiji. Pertarung tersebut dimenangkan oleh Kirito.

Setelah pertarungan tersebut Kirito mengetahui rencana dibalik rencana Ordinal Scale, event 'Yuna Konser' merupakan kedok untuk mengumpulkan semua player dan mengambil semua ingatannya. Bos monster muncul untuk menyerang player. Kirito yang baru menyadari langsung bergages memberatahu player untuk melepas alat full-dive yang dipakai mereka. Tetapi sudah terlambat, keadaan di ruangan sudah kacau akibat serangan monster.

Setiap kali player yang HP nya 0 akibat serangan monster akan menambah angka alat penampung ingatan, untuk membakitkan Yuna dibutuhkan penyerapan ingatan sebanyak 10.000 angka. Disela-sela pertempuran melawan monster, Ingatan Yuna muncul untuk membantu Kirito dan kawan-kawan. Ingatan Yuna sendiri menolak projek Ordinal Scale, Ingatan Yuna memberi tahu Kirito untuk menghentikan penyerapan ingatan harus mengalahkan bos lantai 100 Aincrad Castle. Boss ini belum muncul di Anime musim pertama (2012), maupun musim ke 2 (2014).

Kirito bersama Agil, Sinon, Silica, dan Lizabeth masuk ke dunia virtual untuk melawan bos lantai 100 Aincrad Castle. Kirito mengalami kesulitan melawan boss yang satu ini, sampai akhirnya Asuna dan best player dari ALO dan GGO muncul untuk membantu Kirito. Kirito mendapatkan status karakter saat bermain SAO, jubah hitam dengan sepasang pedang atau yang dikenal dengan nama 'The Black Swordman ( Kuro no Kenshi). Kirito dengan dibantu lainnya berhasil mengalahkan bos lantai 100 dan mendapatkan sebuah pedang. Setelah mengalahkan bos lantai 100, Kirito kembali ke tempat event 'Yuna Konser' untuk mengalahkan semua monster yang menyerang player dan menghentikan penyerapan ingatan. Dengan sekali hit Kirito berhasil mengalahkan semua monster dengan pedangnya. Dan akhirnya semua monster berhasil dikalahkan dan rencan Ordinal Scale pun gagal.

Yuna sangat berterimakasih kepada Kirito, Yuna sendiri tidak mau untuk dibangkitkan. Walaupun dia sudah mati tetapi dia akan hidup dihati semua orang.

Yeeeaahhhh Minna.... Itu tadi Review Swort Art Online Movie: Ordinal Scale. Mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang dimengerti dan kurang jelas. Untuk lebih jelasnya sih harus nonton film, karena rugi kalo gak nonton film nya :D
Oh iya, di credit scane film ini juga ada kode nih. RATH? Apa itu? Aliciazation... Huh Season 3 :D



Arigatou Minna... Sampai jumpa di postingan saya selanjutnya. Bye bye....